Awal Pembentukkan Yayasan Gunung
Sebagaimana diketahui, pada awal sekitar tahun 1982 beberapa warga yang berasal dari Cirebon mulai banyak bermukim di Jabotabek, begitu pula di Tangerang. Seiring perkembangan masyaraenkat yang berasal Cirebon tersebut, untuk menjaga persaudaraan dan silurahim maka dibentuklah Panguyuban Sunan Gunung Jati.
Panguyuban Sunan Gunung Jati banyak melakukan kegiatan, baik itu olahraga agama dan sosial lainnya. Dintara kegiatan agama yang dilakukan adalah sholat Taraweh Keliling (Tarling) yang dilaksanan setiap bulan Ramadhan, dimana sekali dalam bulan Ramadhan tersebut Taraweh keliling bertempat di Pendopo Kabupaten, rumah dinas Bapak Tadjus Sobirin yang saat itu menjabat sebagai Bupati Tangerang. Pada satu kesempatan Bapak Tadjus Sobirin mengatakan "kalian tinggal di Tangerang, makan di Tangerang, cari nafkah di Tangerang sekarang apa yang bisa kalian berikan buat masyarakat Tangerang".
Dengan anjuran tersebut akhirnya dibentuklah Yayasan Gunung Jati dengan tujuan usaha pada Bidang Pendidikan, Kesehatan Masyarakat dan Usaha Sosial. Adapun dari Panguyuban Sunan Gunung Jati duduk sebagai pendiri Yayasan yaitu Drs. Moch. Thamrin, Drs. H. Satim Sofyan, Drs. H. Endjo Sunarja, Drs. Rivai Soeprijadi, B.AE, Drs. Sakwad Edy Kusuma, SH. MM, Drs. H. Edhit Suhani HR, M.Si. Dan H. Arifin Safari.
VISI
Menjadi Yayasan terkemuka dengan mengutamakan kualitas sumber daya manusia yang memiliki ilmu pengetahuan dan berakhlak mulia bagi kesejahteraan umat.
MISI